Software Anti Virus

Thursday, May 6, 2010

Usaha dibidang Jasa Transportasi

A. Latar Belakang Masalah
A.1. Objektif
Di era globalisasi ini telah banyak berdiri usaha - usaha di bidang jasa, terutama pada jasa transportasi seperti travel. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan manusia yang semakin tidak terbatas. Baik kebutuhan di bidang pekerjaan, hingga kebutuhan untuk hiburan. Maka persaingan pun menjadi semakin ketat, tiap jasa transportasi saling berlomba – lomba untuk menarik perhatian para konsumen. Seperti dalam hukum rimba, siapa yang kuat dialah yang menang. Sehingga untuk menjadi kuat, makan setiap jasa transportasi harus memiliki banyak konsumen.

Usaha dibidang Jasa Transportasi - Di sini penulis mengangkat kasus pada sebuah travel “BLUE STAR Tour & Travel” di kota Semarang. Travel ini cukup besar, karena di Semarang sendiri merupakan cabang dari pusatnya yang berada di kota Salatiga. Sudah banyak konsumen yang telah menggunakan jasa dari “BLUE STAR Tour & Travel”, baik untuk kepentingan pekerjaan seperti kunjungan kerja, maupun untuk tour wisata. 

Usaha dibidang Jasa Transportasi BLUE STAR Tour & Travel hampir sama dengan travel – travel kebanyakan. Tetapi “BLUE STAR Tour & Travel” memiliki beberapa kelebihan, diantaranya memiliki sopir yang ramah dan berpengalaman, sehingga membuat konsumen merasa aman selama menggunakan jasa transportasi. Selain itu juga memudahkan konsumen, terutama untuk kegiatan studi tour wisata. Jangkauan transportasinya pun juga mencapai seluruh wilayah di Indonesia. Dan yang terpenting yaitu media transportasinya pun cukup layak dengan fasilitas yang dimiliki, baik armada travel yaitu mobil maupun armada tour yaitu bus. Jumlahnya pun juga memadai, dan selalu siap setiap saat dibutuhkan.

A.2. Subjetif
Penulis memilih jasa transportasi “BLUE STAR Tour & Travel” dikarenakan usaha ini berpusat di kota Salatiga yang merupakan tempat asal penulis. Sehingga penulis merasa tertantang untuk memperkenalkan kepada khalayak luas.

B. Rumusan Masalah
Setiap perusahaan harus memiliki suatu symbol yang dapat menunjukkan identitas dari perusahaan tersebut, seperti visi, misi dan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, merancang desain pada iklan sangat penting. Selain dapat menunjukkan identitas juga dapat digunakan untuk menarik perhatian konsumen. Untuk itu dalam mempermudah perancangan tersebut, penulis telah membuat rumusan masalah sebagai berikut :
  1. Mengapa diperlukan adanya perancangan iklan pada“BLUE STAR Tour & Travel”?
  2. Bagaimana membuat iklan yang menunjukkan identitas, visi, dan misi “BLUE STAR Tour & Travel”?
  3. Bagaimana mendesain iklan agar dapat menarik dan meningkatkan konsumen “BLUE STAR Tour & Travel”?
  4. Media apa saja yang digunakan dalam perancangan iklan?
C. Tinjauan Masalah
Dalam membuat perancangan sebuah iklan,diperlukan tinjauan – tinjauan dari permasalahan yang ada. Sehingga tidak keluar dari topic yang dibahas. Untuk itu berikut penulis mencoba memberikan beberapa tinjauan masalah,diantaranya:
  1. Perancangan iklan pada “BLUE STAR Tour & Travel” digunakan untuk memperluas pemasaran jasa, sehingga dapat meningkatkan konsumen dan membantu meningkatkan pendapatan.
  2. Untuk membuat iklan harus sangat diperhatikan visi dan misi sehingga dapat menunjukkan identitas “BLUE STAR Tour & Travel”. 
  3. Membuat iklan yang sederhana, simple, dan mudah dimengerti oleh masyarakat untuk menarik dan meningkatkan konsumen “BLUE STAR Tour & Travel”.
  4. Media yang digunakan dalam perancangan iklan yaitu media komputer yang berguna dalam perancangan, serta media cetak yang digunakan untuk mencetak desain sehingga dapat disebarluaskan.
D. Tinjauan Teoritis
D.1. Etiket
Etiket (perancis : etiquette) menurut kamus berarti merek, potongan kertas pada kemasan barang, yang berisi tentang keterangan mengenai isi barang yang dikemas. Merek atau branding mempunyai pengertian lebih luas dari pengertian etiket. Ketika etiket ditempel pada pembungkus atau kemasan sering juga disebut label. Bahan etiket sangat beragam, mulai dari kertas, plastik, kain, dll. Perkembangan kemudian, label ini tidak ditempelkan melainkan dicetak langsung pada kemasannya.

D.2. Warna
Bahwa warna terbagi menjadi warna primer (merah, biru, dan kuning), warna sekunder (percampuran 2 warna primer yang berbeda; hijau, ungu dan orange) dan warna tersier (pencampuran warna primer dengan sekunder). Dalam warna dikenal diagram-diagram warna yang meliputi warna Monokrom, Komplementer, Dark Colour Pastel, Light Colour Pastel, Analogues, Clash Colour, Split Komplementer, Triangle Colour, Warna Panas, Warna Dingin,dan Warna Akromatik.

D.3. Gestalt
GESTALT : dari bahasa Jerman
gestalt ----- shape/configuration/whole ---- BENTUK / POLA
Teori Gestalt : Teori yg dpt menganalisis dan mengevaluasi bentuk/gambar/huruf/pola dalam komponen yg berbeda yaitu mengenal dan membaca gambar diperlukan kontras antara ruang positif yg disebut Figure dan ruang negatif yg disebut Ground.

Bentuk atau pola pada gambar atau huruf pada “BLUE STAR Tour & Travel” harus memiliki kontras yang sesuai, supaya lebih mudah dibaca dan diingat oleh orang yang melihatnya.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Cari Skripsi, Artikel, Makalah, Anti Virus

Custom Search